pilihan

Apakah sesunggunya kita memiliki pilihan?

Ibu kita akan sakit bila kita bersikeras menerima pekerjaan yang letaknya jauh menyeberangi 5 negara. Sementara kita memiliki segudang pilihan dan rencana besar untuk membuat segalanya berubah beberapa tahun ke depan. Tapi ayah kita pun akan sakit melihat ibu sakit karena terus mengkhawatirkan anaknya yang merantau.

Lalu kita terhenyak memandangi koper-koper yang bakal dibongkar lagi isinya. Diam-diam membunuh rencana besar kita sendiri. Sambil menunggu apa yang akan mereka rencanakan untuk kita di masa mendatang.

Kemudian berbicaralah kita pada perasaan kita sendiri: di dunia ini, cuma kedua orang tua kita yang sungguh peduli, maka percayalah segala pilihan mereka terbaik untuk kita 

Iklan