menjabat siang hari pukul satu

melalui siang pukul satu demi mencari angin yang berembus serupa mencarimu dalam kegelapan ragu-

 
dulu tatkala kecil, sering kali kunaiki dahan pohon jambu
demi menatap dunia luas di atas atap-atap rumah yang belum menjulang karena ditumpuk lantai baru
dan kudengar riang cericit burung sebelum jalanan menderu garang
dalam diriku ada bocah yang gemar bertanya
kucari jawaban-jawaban di ranting dan dedaunan
terkadang aku bermimpi mempunyai sepasang sayap atau dapat melompati atap-atap
terkadang juga hanya kubawa buku dongeng atau buku gambar untuk melarikan penat
tatkala siang, kudapati alasan untuk menjauh demi teduh
meski demikian aku takkan bermain jauh
hanya hujan dan sore yang mampu menahanku pergi
namun tidak kali ini
segala hal menahanku di sebuah rumah tanpa pohon jambu di halaman
telah lama tak kujabat siang sebagai kawan berbagi cerita tentang buku-buku
dan kini hujan adalah tempatku kembali pada perasan teduh itu
meski ia tak datang di terik siang hari pukul satu

Iklan