Surat Kelima: Cuplikan

Aku hanya ingin mencuplik sesuatu yang kuambil dari bukumu yang lama kupinjam dan belum juga sempat kukembalikan.

Kita sulit untuk mengerti mengapa ada orang yang mengusulkan masa tenang dari “segala yang telah berlalu” sehingga kata-kata yang telah disalahgunakan bisa dibebaskan. Namun ini bukanlah cara untuk menebusnya. Kita tidak bisa membersihkan istilah “Tuhan” dan kita tidak bisa membuatnya utuh: namun, betapapun ia telah cemar dan memar, kita bisa membangkitkan dan melepaskannya dari sengsara.

Dan aku mencuplik ini sebab sampai sekarang aku belum paham maknanya. Atau barangkali aku sedang tak yakin dengan yang kuartikan sendiri.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s