Hari-hari Menjelang Ramadhan (2)

 

Di balik tanggung jawab kita untuk banyak orang di dunia, tetap saja setiap individu bertanggung jawab atas dirinya sendiri. Kita lahir sendiri, mati juga sendiri. Begitulah kesimpulan pengajian yang saya ikuti kemarin hari di masjid kampung dekat rumah. Membuat saya jadi ingin punya komunitas pengajian rutin dengan orang-orang shaleh yang cinta damai dan kesetaraan di dalamnya. Bagaimanapun saya butuh terus belajar dan diingatkan. Sebab saya sering lupa dan takabur–sengaja ataupun tidak.

Di balik hijab yang saya kenakan, tetap saja ada perempuan labil yang keras kepala yang butuh selalu diingatkan dan diajak membaca ilmu-ilmu-Nya. Saya nggak mau menjalani hidup seperti sampah, waton urip dan nggak tahu ilmunya.

Selalu berharap semoga Ramadhan ini berkah.

Amin.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s