Surat Kepada Kesendirian

Kepada Kesendirian,

Lalu sampailah kita pada hari ini, yang tak pernah aku tunggu dan tak kubayangkan.
Tapi bukankah hidup juga tidak hanya tentang menunggu dan membayangkan? Kata orang, ia butuh dijalani.

Kupu-kupu akan terbang melintas bunga seperti musim kemarau yang biasa, hujan akan merintik jalan-jalan pada musim hujan yang biasanya. Dan burung-burung melintasi embun. Lihat bahwa sekawanan capung kemarin hari menghinggapi bambu-bambu dan kini mereka tersesat karena rumahnya terganti pertokoan. Tidakkah engkau lihat kunang-kunang tak lagi mengunjungi taman-taman kota? Apakah engkau mengamati mengapa senja begitu cepat disergap gelap? Senja yang selalu kita kenang itu? Dan bukankah dalam hidup kita terkadang digariskan bertemu untuk jatuh cinta dan kemudian mengambil jalan masing-masing?

Saatnya pulang dari pengembaraan panjang, menutup pintu, menyimpan rapat rindu. Sudah waktunya menutup gerbang-gerbang mimpi, bagi hal-hal yang tersembunyi jauh di dalam sana. Meski aku mengerti, tak ada yang berhenti dari mimpi, kecuali akan selalu bergandeng tangan dengan kenantian. Aku ingin engkau berbahagia, menelusuri seluruh sudut dunia yang tak kutahu, sementara aku menghitung ranting yang kering dan menuliskan sajak dari daun-daun yang berjatuhan di halaman.
Kita tahu, setiap sepi akan kembali ke hadapan perenungan. Seperti setiap tinta akan bermuara pada lembar-lembar catatan.
Dan setiap cinta akan dilabuhkan ke lautan.

Barangkali sudah cukup rasanya, aku jatuh cinta pada hidup dari sudut kesunyian…
Sekalipun indah, tapi biarlah, seperti halnya kafein, tidak baik bila dikonsumsi berlebihan dan menjadi kebiasaan…

Temanmu, yang Dijemput Keramaian

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s