duka-bahagia

Setiap orang menyimpan kisah hidupnya sendiri. Hanya ada dua di sana: duka dan bahagia. Ada yang mengumbar setiap bahagia dan sedihnya tanpa hambatan, ada juga mereka yang menyiman rapat, mengoreksi apa yang perlu diungkap atau tidak, dan kebanyakan hanya menunjukkan sisi bahagianya…

Begitu sering saya temui dualisme itu, sehingga bahagia apapun yang ditunjukkan seseorang itu, selalu saya curigai menyimpan duka juga. Bahagia hanya duka yang tak terungkap dan duka adalah bahagia yang tertunda penampilannya. Karena memang dalam hidup kebahagiaan selalu berdamping erat dengan ketidakbahagiaan. Kita hanya pelaku yang hanya terlihat lapis “seolah-olah”nya. Bukankah demikian?

Seolah-olah kebahagiaan itu sederhana. Tapi tunggu dulu, ke”sederhana”an tiap orang juga berbeda-beda. Malah bisa berbenturan satu sama lain karena tak satu pun yang bebas dari “keinginan pribadi” di dalamnya.

Maka benar kan kehidupan kita ini hanya bentuk “seolah-olah” saja?

tetapi…

Sebetulnya hiduplah yang suka menampilkan ke-seolah-olah-an itu atau “aku” sendiri yang memang tidak bahagia?

entahlah.. mari tidur.. saya sakit kepala

happy n sad1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s